LINDUNGI UANGMU, DAN JAGA KEPERCAYAANMU (Menjadi Nasabah Bijak, Lindungi Diri Dari Kejahatan Siber)

Jaman sekarang, hal yang cukup sulit adalah bagaimana mengamankan, mengelola atau menyimpan uang agar tetap awet dan terkondisikan dengan baik.

Menghasilkan uang tentunya adalah suatu hal yang lumayan susah. Tapi untuk ukuran jaman sekarang atau dengan kata lain jaman milenial, menghasilkan uang tidak hanya dari bekerja sebagai CEO, PRT, Petani ataupun perusahaan doang. Sekarang, kebanyakan ladang pekerjaan berasal dari SOSMED.

Instagram, Tik-Tok, Youtube, Facebook, Twitter dan masih banyak sosial media lainnya adalah ladang pekerjaan yang sudah disediakan untuk dapat dimanfaatkan dengan baik.

Dari sosmed ini, banyak orang yang berbondong-bondong membuat dan menciptakan karya. Mereka saling berkompetisi untuk mendapatkan gaji dengan menjadi konten kreator. Dan tentunya jika sudah menjadi konten kreator yang gajinya lumayan banyak, kita akan membutuhkan yang namanya ‘pengendalian terhadap uang’. Tentunya kita tidak akan menghambur-hamburkan uang atau gaji yang telah kita dapat dengan susah payah begitu saja. Tanpa pengelolaan yang baik. Atau dengan kata lain, percuma punya uang banyak jika kita tidak bisa mengaturnya dengan baik.

Nah, gimana caranya menjaga uang kita agar tetap aman?

Jika kamu tidak ingin menjadi salah satu dari korban kejahatan siber, maka jadilah nasabah yang bijak.

Nasabah Bijak BRI_ID

Tentunya kamu ingin mendapatkan literatur yang baik untuk bisa mengelola uangmu dengan baik bukan?

Karena pesatnya perkembangan teknologi, banyak oknum-oknum tidak bertanggung jawab makin merajalela. Salah satu tindak kejahatan yang perlu diwaspadai adalah rekayasa sosial atau Social Engineering (Soceng), di mana pelaku memanipulasi psikologis korban untuk membocorkan data pribadi dan data perbankan korban.

Ig: @nasabahbijak

Maka dengan itu, kamu wajib mengikuti dan bergabung menjadi #nasabahbijak agar kamu terjauhi dari Social Engineering atau kejahatan siber. Agar data dan uangmu tetap aman.

Selain itu, kamu juga nanti bisa tahu apa saja kejahatan perbankan yang berbasis digital. Seperti, skimming, phissing, One Time Password (OTP), Vishing (voice Phising), Sim Swap. Apa saja modus-modus yang mereka gunakan.

So, bagaimana cara kamu agar terhindar dari penipuan online?

Yap, betul sekali. Dengan bergabung di #NasabahBijak, puji Tuhan uangmu akan tetap terjamin aman.

Gerakan #NasabahBijak adalah sebuah wadah komunitas yang bertujuan untuk memberikan literasi keuangan kepada masyarakat Indonesia mengenai bagaimana mengelola uang, melunasi hutang, suku bunga, asuransi, tabungan pensiun, pajak, serta produk keuangan seperti kredit dan pinjaman serta memberikan edukasi tentang bermacam kejahatan siber di sektor perbankan dan bagaimaca cara untuk mencegahnya.

Jangan menunggu terlalu lama, karena menunggu adalah hal yang paling membosankan

Kenapa kamu harus belajar dan percaya dengan #NasabahBijak?

Karena gerakan #NasabahBijak bekerjasama dengan Bank Rakyat Indonesia (BRI) mengajak teman-teman sekalian untuk mulai belajar dan memahami bagaimana mengelola uang dengan baik. Dan agar kita tidak terjerumus dalam kejahatan siber.

Semoga bermanfaat! Dan selamat bergabung!

Yuk, yang mau ikutan jadi penyuluh digital silahkan langsung ke ig: nasabahbijak untuk mengetahui syarat-syaratnya.

Denpasar, 12 September 2022

Kesenian Bali 2022

Dokumen pribadi

Dalam mewujudkan visi , Nangun Sat Kerthi Loka Bali melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana menuju Bali Era Baru, Pemerintah Provinsi Bali kembali menggelar PESTA KESENIAN BALI XLIV TAHUN 2022 mengangkat tema: Danu Kerthi: Huluning Amretha yang dimaknai Memuliakan Air Sumber Kehidupan.
Pesta Kesenian Bali Tahun ini menampilkan 8 materi pokok yakni : Peed Aya (Pawai), Rekasadana (Pergelaran), Wimbakara (Lomba), Kandarupa (Pameran), Kriyaloka (Workshop/ Lokakarya), Widyatula (Sarasehan), dan Adi Sewaka Nugraha (Penghargaan Pengabdi Seni).
Mari kita Saksikan PESTA KESENIAN BALI XLIV TAHUN 2022 dengan tetap menaati protokol kesehatan covid-19 , berlangsung tanggal 12 Juni s.d 10 Juli 2022. 

Pada tanggal 3 Juli, saya berkesempatan berkunjung ke Ardha Candra atau Art Centre, tempat pergelaran Kesenian Bali. Karena pergelarannya yang tentu saja gratis, yang akhirnya membawa saya kesana. Saya sangat bersyukur bisa menikmati kesenian Bali. Dan tentunya ini adalah kenangan yang tak terlupakan selama di Bali.

Saya sebagai pendatang, sangat begitu mensyukuri dan sangat berterima kasih karena bisa ikut menyaksikan pesta kesenian bali pada tahun ini. Besar harapan saya, semoga jiwa seni semakin bertumbuh dan mengakar di diri saya. Bali, adalah tempat pertumbuhan seni pada diri saya. Respek!!殺

Dokumen pribadi

#kesenianbali
#pestakesenianbali2022 #pestakesenianbali  #bali #artcentrebali #artcentre #art #kesenian

Denpasar, 23 Juli 2022

Sapu Lidi Ibu

Sumber: wordpress

Pernah sekali-sekali aku bertanya, “Ibu, untuk apakah lidi-lidi ini dibawa pulang? Bukankah aku hanya memerlukan seratus batang lidi kecil saja untuk dibawah ke sekolah?” Ibu diam saja, sambil terus membersihkan satu demi satu batang lidinya. “Ibu, bukankah kita sudah punya banyak kayu api di rumah? Untuk apalagi kita membersihkan lidi-lidi ini? “Lidi-lidi ini nanti banyak kegunaannya untuk kita nak”, akhirnya Ibu menjawab juga.

“Ibu, daun-daun jambu di depan rumah sudah banyak sekali, ranting-rantingnya juga sangat menganggu halaman kita”, ujarku sambil berlari menghampiri ibu yang sedang mengikat lidi-lidi dari kebun tadi menjadi satu. “Ayo kita bersihkan dengan ini”, jawab Ibu sambil membawa sapu lidi hasil buatannya menuju halaman depan rumah. Setelahnya Ibu menyapu habis seluruh halaman menjadi bersih.

“Wahh wahh Ibuuuu,, alat yang kau ciptakan sangat bagus. Luar biasa.” Mataku berbinar-binar, membanggakan Ibu.

Dan mulai hari itu, tugasku adalah membersihkan halaman depan rumah memakai sapu lidi tersebut.


Denpasar, 6 Mei 2021

Cahaya

Duhai cahaya harap taklukkan gelita. 
Pada sisi-sisi langit rumahku.
Pada ambang-ambang pintu mimpiku.
Setiapnya terangilah

Duhai cahaya harap taklukkan kelam.
Pada bola-bola yang kan kutendang.
Pada kertas-kertas yang kan kutulis.
Setiapnya temanilah.

Pada jejak jemari kakiku.
Pada teriakan minta tolongku.
Duhai cahaya harap taklukkan.
Denpasar, 5 Mei 2022 08.02

Mawar

Mawarku mekar di sudut pagar
Ia terlihat menakjubkan
Siapapun pasti tak sempat melihat senyum cantiknya pagi ini
Orang-orang sedang sibuk menyiram si anggrek putih

Mawarku sangat cantik pagi ini
Bias matahari menghangatkan setiap kelopaknya
Embun melekat pada lehernya
Seolah tak mau lepas dari manisnya rangkulan

Mawarku begitu seksi pagi ini
Dan aku hanya menikmatinya sendiri
Denpasar, 4 Mei 2022

Nyepi

Melasti

Hening.

Malam ini adalah kali keduaku merasakan nyepi, sekaligus pertanda bahwa aku sudah lumayan lama di Bali.

Biasanya sebelum hari raya Nyepi, pasti diadakan upacara penyucian atau yang biasa disebut ‘Melasti’, seperti video di atas. Dan setelahnya akan diadakan pementasan ogoh-ogoh. Ogohogoh sendiri adalah karya seni patung dalam kebudayaan Bali yang menggambarkan kepribadian Bhuta Kala. Dalam ajaran Hindu Dharma, Bhuta Kala merepresentasikan kekuatan (Bhu) alam semesta dan waktu (Kala) yang tak terukur dan tak terbantahkan. ⤵️ https://amp.kontan.co.id/news/ogoh-ogoh-adalah-karya-seni-patung-menggambarkan-bhuta-kala-sejarah-dan-fungsinya

Ogoh-ogoh

Rindu Rumah

Si bungsu sebentar lagi tamat. Barusan ia telpon, dan bilang kalo esok adalah ujian akhir semesternya. Ia minta diisiin pulsa untuk ujiannya itu. Tapi, karena sudah terlanjur malam, jadi pulsanya baru bisa diisi esok juga.

Percakapanpun berlanjut,

* Nana, mama sama papa dimana?

** Ini, mama sama papa mau pergi berdoa di rumahnya om Kanisius, buat pelepasan kaka frater yang datang praktek disini beberapa bulan yang lalu.

* Btw, nana bentar lagi ite sudah mau tamat ii. Ingat ee,, baik-baik sama mama, harus sering-sering bantu mama buat ambil kayu di kebun, jangan bikin mama marah, jangan sering ninggalin mama sendirian di rumah kalo malam. Pokoknya kamu jangan buat mama kesal. Biar nanti kamu gk menyesal jika sudah sampai disini (Bali).

** Iya ka, pasti nanti aku bakalan rindu banget sama mama, sama papa juga. Yah, walaupun sekarang aku sama papa sering bertengkar sih. Kemarin waktu aku praktek aja, rasanya pengen pulang cepat. Jadi, ingat mama terus. Apalagi kalau papa nelpon sama aku. Saat aku nanya mama dimana, jawabannya pasti “mamamu masih di kebun”. Uihhh, disitulah aku kadang-kadang pengen cepat-cepat pulang kak.

* Iya,,, makanya mulai sekarang ite harus bantu mama ee. Jangan buat mama sendirian di rumah. Mama tuh butuh ditemani tau. Cukup sudah pergi nongkrong sama teman-teman dulu.

** Iya kak.

Setelah percakapan tersebut selesai, langsung mikir, aduh sebentar lagi mama sama papa cuma berdua doang di rumah. Si bungsu beberapa bulan lagi mau ikut ke sini. Rencananya dia mau kuliah di sini kalo ada rejeki, tapi sambil kerja juga. Dan mudah-mudahan Tuhan Yesus selalu memberkati dan memberikan kemudahan untuk rencana tersebut. Karena kami ingin, setidaknya bisa mengubah kehidupan keluarga menjadi sedikit lebih baik lagi.

Semoga Tuhan selalu memberikan kesehatan untuk mama dan papa. Dan semoga kami semua cepat-cepat berkumpul kembali. 😭🤗

Kehidupan rantau emang seperti ini. Pengen pulang tapi kurang berdaya. Semuanya terjebak oleh waktu dan tentunya juga ruang dan uang. Jalan hidup emang tidak bisa dipilih. Semuanya sudah ditempatkan dengan baik. Cuma kitanya aja yang harus bisa mengaturnya agar dapat mengubahnya menjadi lebih baik lagi.

-Eufrasia Ayu Lestari-
* Nana (panggilan kesayangan untuk saudara laki-laki) ** Ite (artinya adalah kamu(sopan)).

Self Healing

Pada akhirnya kita kembali pulang pada rumah. Setelah cengkeramamu kau usaikan dengan laut, ombak, pantai, pasir maupun kerang tak bernyawa. Patut kau tersenyum dan kaupun puas, karena mereka tak akan tahu tentang ocehanmu. Sebab kau hanya angin lalu bagi mereka.


#selfhealing
Biaung, 9 Januari 2022